Text-Ads

Rabu, 25 April 2012

Tentang Self Directed Changes



Sebagai manusia pastilah kita menginginkan perubahan dalam diri kita sendiri yang sudah pasti kita ingin perubahan itu dalam hal positif.  Itu wajar karena manusia yang hidupnya sama dengan hari kemarin atau lebih buruk dari hari kemarin adalah manusia yang merugi. Selama roh dan jasad masih menyatu maka kesempatan untuk melakukan perubahan pun masih ada.
Manusia yang ingin berubah hendaknya mengevaluasi tentang kehidupannya sendiri, baik dari kegagalan, keterpurukan dan sebagainya. Banyak hal yang bisa membuat manusia untuk berubah salah satunya adalah dari masalah, masalah yang terkadang menghingapi manusia adalah pada dasarnya merupakan jaalan untuk manusia berubah. Ketika dihadapkan pada suatu masalah manusia akan mempergunakan segala hal yang mereka punya. Kognitif, emosi, perasaan, dan fisik akan manusia gunakan untuk bisa mengatasi masalahnya.
Itu adalah sedikit sekelumit tentang perubahan, sekarang kita akan berbicara tentang apa itu self directed changes.  Self directed changes bisa didefinisikan sebagai perubahan diri ke arah yang lebih baik dari keadaan yang buruk ke keadaan yang akan membuat kita merasa lebih baik dan nyaman. Jika kita tidak bisa mengantisipasi perubahan, maka kita perlu menjadikan perubahan itu sebagai dorongan untuk mengubah diri. Yups perubahan, perubahanyang baik ialah perubahan yang akan berdampak positif bagi pelakunya maupun orang-orang sekitarnya
Lalu bagaimana self directed changes itu dapat dilakukan? Inilah caranya:
1.      Perlu memunculkan perasaan tidak puas terhadap kondisi saat ini (actual)
2.      Perlu mempunyai gambaran yang jelas tentang kondisi yang kita inginkan (ideal)
3.   Perlu mempunyai konsep yang jelas tentang apa yang bisa kita lakukan untuk bergerak dari kondisi aktual menuju kondisi ideal (Action Step)
Yang pertama yaitu perlu memunculkan perasaan tidak puas terhadap kondisi saat ini(aktual), maksudnya ialah jika kita merasa puas dengan yang terjadi pada diri kita hari ini maka kita cenderung tidak termotivasi untuk berubah, sebaliknya jika kita merasa tidak puas dengan yang terjadi pada diri kita hari ini maka kita akan mengevaluasi diri kita dan bukan tak mungkin untuk kita berubah ke arah kebaikan yang dirasa akan dirasa memuaskan.
Yang kedua yaitu perlu mempunyai gambaran yang jelas tentang kondisi yang kita inginkan(ideal), maksudnya ialah kita memerlukan masa depan yang kita inginkan dan itu sangat cocok atau ideal untuk kita, dengan begitu kita termotivasi meraihnya dan termotivasi dalam melakukan perubahan agar hal itu bisa terealisasikan.
Yang ketiga yaitu perlu mempunyai konsep yang jelas tentang apa yang bisa kita lakukan untuk bergerak dari kondisi aktual menuju kondisi ideal, maksudnya disini ialah dalam meraih sesuatu dalam melakukan perubahan dan dalam melakukan pergerakan dibutuhkan konsep yang jelas agar perubahan itu terskema dan tertata dengan rapi.



Berbicara tentang perubahan dengan kata lain kita juga akan berbicara tentang motivasi kita untuk berubah. Jika kita berubah dibutuhkan pula motivasi agar perubahan itu baik. Salah satu halnya adalah motivasi diri, motivasi jenis ini ialah motivasi yang cenderung permanen dan tak mudah diganggu lingkungan sekitar. Motivasi ini berasal dari diri sendiri.Ketika manusia mengalami kegagalan di saat itulah manusia butuh untuk memotivasi dirinya sendiri agar bisa bangkit dari kegagalan.
Motivasi berprestasi adalah juga salah satu pendorong manusia berubah. Dengan motivasi berprestasi ini manusia cenderung setiap harinya kan terus berupaya meningkatkan kualitas hidup dan juga perubahan diri terutama dalam hal prestasi. Orang yang suah mempunyai motivasi berprestasi yang tinggi cenderung akan merasa tidak puas dengan apa yang di dapat di hari kemarin dan akan berusaha memperoleh rasa puas di hari berikutnya.
Berikut adalah tahap-tahap dari perubahan pribadi:
1.      Meningkatkan Kendali Diri
Dengan meningkatkan kendali diri kita akan tersadar akan diri kita. Pengendalian ini penting agar kita bisa mengontrol tentang perubahan yang kita lakukan. Apakah sudah sesuai atau tidak?
2.      Menetapkan Tujuan
Jika seorang pemain sepakbola pandai mengocek bola, pandai melewati hadangan pemain lain, tetapi tidak ada gawang atau dalam hal ini tujuan, akankah para pemain akan termotivasi untuk bermain apik?Tentu tidak. Itulah pentingnya tujuan, buatlah tujuan yang serealistis mungkin agar engkau termotivasi untuk berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
3.      Pencatatan Perilaku
Dibutuhkan juga evaluasi terhadap kehidupan kita, terhadap perilaku  kita menyadari apakah kita berubah ke arah kebaikan atau sebaliknya ke arah keburukan?
4.      Menyaring Anteseden Perilaku
Menyaring informasi dalam ingatan kita untuk berprilaku.
5.      Menyusun Konsekuensi yang Efektif
Di dalam melakukan kegiatan apapun hendaknya kita menjadikan itu agar akibat yang terbentuk adalah akibat yang baik atau efektif berlaku juga dalam melakukan perubahan diri
6.      Menerapkan Perencanaan Pencana Intervensi
Setiap hal haruslah direncanakan terlebih dahulu agar bisa lebih matang dan berakibat positif bagi kita termasuk dalam hal perubahan
7.      Evaluasi
Setiap pekerjaan atau setiap hal yang kita lakukan perlu adanya upaya evaluasi agar kita bisa mengetahui apa yang membuat gagal, apa yang sudah tercapai dan apa yang yang harus dilakukan
Sekian semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua khususnya untuk pribadi diri saya dan semoga kita bisa mengalami perubahan ke arah kebaikan. Wassalamualaikum wr. wb.

Daftar Pustaka:
Stih, Paakih. 2012. Dahsyatnya Evaluasi Diri Seorang Muslim. Surakarta: Ziyad Books
Prabowo, Hendro. B. P Dwi Riyanti. 1998. Psikologi Umum 2. Jakarta: Gunadarma
Kusumah, Indra. 2011. KEAJAIBAN MOTIVAKSI RAHASIA SUKSES SANG JUARA.Bandung: Salamadani

5 komentar:

Nunung Hairiyah mengatakan...

klo manusia itu pgen berubah harus dimulai dari dirinya sendiri,itu lebih baik dibanding berubah karena orang lain..
baguss materinya..:)

fitri nurhayati mengatakan...

Actual, Ideal, Action Step .
oke.. patut dicoba :D
nice share :)

shanti wulan sari mengatakan...

akhirnya tau juga gmna cranya merubah diri ke arah yg lebih positif. thank you usman ;)

Grace Natalia Heryes mengatakan...

jelas,padat n singkat sekali tapi isinya sangat bagus untuk menambah wawasan kita

Rizki Nurbaiti Amalia mengatakan...

Jadi, self directed changes itu bisa berawal dari munculnya perasaan tidak puas terhadap kondisi yang ada. Di mana manusia ingin terus mencapai apa yang ia kehendaki.
Sangat bermanfaat :)

Posting Komentar

 
Powered by Blogger