Text-Ads

Kamis, 10 Oktober 2013

Sistem Informasi Psikologi

A. Pengertian Informasi
Informasi ialah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan saat ini atau mendatang.

Informasi dapat pula didefinisikan sebagai sesuatu yang nyata atau setengah nyata yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian. Sebagai contoh, informasi yang menyatakan bahwa nilai rupiah akan naik, akan mengurangi ketidakpastian mengenai jadi tidaknya sebuah investasi akan dilakukan.

Bagaimana pengertian informasi sehingga dapat berinteraksi dengan sistem?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas akan dibahas mengenai apa itu sistem. Sistem berasal dari bahasa latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Jelas bahwasanya tujuan dari sistem ialah untuk memudahkan aliran informasi, data yang telah diolah yang biasa disebut informasi merupakan tujuan daari sistem.

B. Pengertian Sistem Informasi Psikologi
Sistem berasal dari bahasa latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan
Informasi ialah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan saat ini atau mendatang.
Psikologi adalah ilmu tentang tingkah laku. Tingkah laku dalam psikologi tidak hanya berarti tingkah laku nyata itu sendiri (misalnya tertawa, memukul dan sebagainya), tetapi juga meliputi ekstensi atau perpanjangan dari tingkah laku nyata tersebut. Ekstensi itu antara lain terdapat pada bekas-bekas atau efek yang permanen yang terdapat pada tubuh sebagai akibat terlalu seringnya suatu tingkah laku diperbuat. Seorang periang yang sering tertawa, misalnya akan meninggalkan bekas-bekas di wajahnya, kita bisa mengetahui bahwa orang itu periang.
Sistem Informasi Psikologi ialah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran data yang telah diolah yang kaitanya dengan tingkah laku manusia untuk mencapai suatu tujuan.
Sistem informasi psikologi dapat pula didefinisikan sebagai implementasi pemanfaatan media teknologi untuk tujuan mempermudah siklus input, proses dan output dalam pengolahan metode keilmuan psikologi.
Bagaimana penggunaan sistem informasi dalam psikologi?
Di dalam psikologi sama halnya dengan ilmu-ilmu lainnya menjadikan sistem infomasi sebagai bagian dari perkembangan psikologi, dalam hal ini teknologi tentunya dengan tujuan mempermudah input, proses dan output. Penggunaan sistem informasi menjadikan mudah dalam men-input data, mem-proses data kemudian dapat diketahui hasil dari pada proses tersebut tidak lagi secara manual tetapi sudah terkonsep dengan baik.

Contoh Kasus :
Absensi elektronik, absensi dalam suatu perusahaan atau pun sebuah Universitas, dari absensi tersebut bisa di dapat kan tingkat kemalasan seseorang, prestasi seseorang dan jika dalam suatu perusahaan mampu untuk mengeluarkan gaji bagi para karyawannya.
Analisa :
Sistem informasi semakin berkembang pesat semakin mampu untuk menjawab kebutuhan manusia dalam bidang psikologi sistem informasi mampu mempermudah dalam input,proses maupun ouput data yang kaitannya dengan tingkah laku manusia atau psikologi. Dengan memanfaatkan sistem informasi maka ilmu psikologi mampu mengikuti perkembangan zaman. Manusia tidak lagi terpaku dengan cara manual tetapi juga bisa menggunakan sarana sistem informasi tersebut.
Jika dalam cara manual mungkin bisa didapatkan rentang waktu yang panjang dengan memanfaatkan teknologi yang ada bisa lebih mempersingkat waktu dan sesuai tujuan dari diciptakannya sistem informasi agar dapat menjadi manfaat telah tercapai dengan baik.
Walalupun begitu sistem informasi bukan hanya memberi manfaat tetapi ada kalanya hal yang tidak mampu memberi manfaat karena pengguna yang tidak bisa memanfaatkan bahkan cenderung merugikan orang lain.
Sumber :
H.S, D. Suryadi. (1993). Pengantar Sistem Informasi. Depok: Universitas Gunadarma.
Sarwono, S. W. (1977). berkenalan dengan Aliran Aliran dan Tokoh Tokoh Psikologi. Jakarta: Bulan Bintang.

http://www.yoyoke.web.ugm.ac.id

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger